Rabu, 13 Mei 2015

Pendidikan Anak Usia Dini dan Susu Formula


     Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan. Kita selalu mendengar banyak orangtua yang mengeluhkan anaknya sulit makan. Hanya sebagian kecil yang mempunyai anak dengan tidak memiliki masalah makan. Tidak tahu bagaimana setiap keluarga yang pada akhirnya bisa mengatasi masalah makan anaknya. Sebagian dari mereka menemukan anaknya bisa makan ketika mulai masuk sekolah. Tapi tetap, sebagian anak mengalami kesulitan ini walaupun anak sudah masuk sekolah.
          Untuk menyelesaikan masalah ini kebanyakan para Bunda memberikan susu formula guna untuk mengganti asupan makanan agar anak tetap sehat dan juga lebih praktis dalam memberikan kepada anak. Namun ternyata, pemberian susu formula sejak dini sangat beresiko terhadap anak. Anak akan terinfeksi berbagai kuman, mulai dari susu formula itu dikeluarkan dari kemasan hingga diminum oleh si anak. Berbeda ASI yang terjamin dari terkontaminasi bakteri apapun. Didalam ASI ada zat-zat hidup yang mengandung anti penyakit dan dapat melawan penyakit dari dalam dan luar tubuh anak tersebut sehingga anak tidak mudah terserang penyakit. Sementara di susu formula tidak ada zat hidup anti penyakit itu, karena susu sapi sudah diolah dalam panas tinggi dan dipack menjadi susu formula. Karena tidak ada zat hidup yang berfungsi sebagai anti penyakit itu menyebabkan bayi yang meminum susu formula menjadi mudah terserang penyakit seperti diare dan sakit perut lainnya.
          Susu formula mengandung natrium tinggi sehingga beresiko tinggi menimbulkan hipertensi dan stroke serta penyakit cardiovaskuler, penyakit yang mengenai jantung dan pembuluh darah. Anak-anak yang diberi susu formula sejak dini juga beresiko tinggi untuk menderita gangguan perilaku seperti ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yakni gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik anak-anak, sehingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Anak-anak itu akan menjadi brutal saat dewasa.

Obat Herbal vs Obat Kimia



    Pasti banyak yang bingung dari kita untuk memilih antara pengobatan dengan obat herbal atau pengobatan dengan obat kimia, dan pasti bertanya-tanya kira-kira pengobatan mana yang lebih mampu untuk mengobati. Dalam memutuskan pengobatan apa yang akan digunakan, masing-masing harus memikirkan kebutuhan dan situasi serta kondisi yang sedang dihadapi. Mengapa?
          Perkembangan zaman yang semakin pesat, banyak sekali fenomena yang terjadi di masyarakat yang semakin gencar untuk melakukan perubahan dengan kembali ke masa lalu. Salah satunya adalah dengan menggunakan kembali berbagai macam obat-obatan tradisional yang berasal dari bermacam-macam tumbuh-tumbuhan. Namun, tidak ada salahnya untuk perubahan seperti ini karena perbedaan obat kimia dan obat herbal cukup jelas untuk mencapai hasil yang baik untuk mendapatkan suatu kesehatan.
          Bila Anda bertanya mana yang lebih baik antara obat herbal dengan obat kimia, jawabannya adalah bergantung pada kondisi dan situasi Anda. Karena reaksi obat herbal yang lambat, pada kasus darurat seperti perdarahan misalnya, obat kimia lebih baik digunakan karena reaksinya yang lebih cepat dalam mengatasi gejala dan meredam rasa sakit. Hal yang sama berlaku untuk penanganan pasien pada kasus penyakit akut seperti kanker stadium akhir. Karena bersifat darurat, pengobatan konvensional seperti operasi dan bedah lebih efektif karena relative cepat. Berbeda halnya pada pasien dengan kondisi yang boleh dikatakan masih aman. Penggunaan obat herbal masih dapat digunakan secara tunggal atau jika diinginkan dapat juga dikombinasikan dengan obat kimia untuk meningkatkan efektivitas pengobatan tentunya dengan memberi selang waktu pemakaian antara kedua jenis obat tersebut.
          Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang lebih baik dari obat herbal ataupun obat kimia karena semua tergantung pada situasi dan kondisi Anda.

Rabu, 06 Mei 2015

Pendidikan Karakter dan UNIS




Pada awalnya, manusia itu lahir hanya membawa "personality" atau kepribadian. Kepribadian bukanlah karakter. Setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda. Dan disetiap kepribadian seseorang pasti ada kelemahan dan kelebihannya didalam kehidupan sosial dan masing-masing pribadi. Untuk membentuk penyempurnaan diri individu, maka diperlukan Pendidikan Karakter. Pendidikan Karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang didalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuannya adalah untuk melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik.
Proses perkembangan karakter pada seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang khas yang ada pada orang yang bersangkutan yang juga disebut faktor bawaan (nature) dan lingkungan (nurture) dimana orang yang bersangkutan tumbuh dan berkembang. Faktor bawaan boleh dikatakan berada diluar jangkauan masyarakat dan individu untuk mempengaruhinya. Sedangkan faktor lingkungan merupakan faktor yang berada pada jangkauan masyarakat dan individu.  Jadi, usaha Pendidikan Karakter seseorang dapat dilakukan oleh masyarakat atau individu sebagai bagian dari lingkungan melalui rekayasa faktor lingkungan.
Pendidikan yang diterapkan di kampus UNIS Tangerang juga menuntut untuk memaksimalkan kecakapan dan kemampuan kognitif. Dengan pemahaman seperti itu, sebenarnya ada hal lain dari mahasiswa yang tak kalah penting yang tanpa disadari telah terabaikan, yaitu memberikan Pendidikan Karakter pada mahasiswa. Pendidikan Karakter penting artinya sebagai penyeimbang kecakapan kognitif.
Ada sebuah kata bijak mengatakan "ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh" sama juga artinya bahwa pendidikan kognitif tanpa pendidikan karakter adalah buta. Hasilnya, karena buta tidak bisa berjalan dan berjalan pun dengan asal nabrak. Kalaupun berjalan dengan menggunakan tongkat tetap akan berjalan dengan lambat. Sebaliknya, pengetahuan karakter tanpa pengetahuan kognitif, maka akan lumpuh sehingga mudah disetir, dimanfaatkan dan dikendalikan orang lain. Untuk itu, penting artinya untuk tidak mengabaikan pendidikan karakter mahasiswa UNIS.
Karakter tidak bisa diwariskan, karakter tidak bisa dibeli dan karakter tidak bisa ditukar. Karakter harus dibangun dan dikembangkan secara sadar hari demi hari dengan melalui suatu proses yang tidak instan. Karakter bukanlah suatu bawaan sejak lahir yang tidak dapat diubah seperti sidik jari.






Rabu, 29 April 2015

Konferensi Asia Afrika 2015


KAA atau kadang juga disebut Konferensi Bandung adalah sebuah konferensi antara negara-negara asia dan afrika. KAA di Indonesia tahun 2015 ini berlangsung di Jakarta pada 19-23 april dan bandung pada 24 april. Agenda KAA meliputi "Asia-Africa Bussiness Summit" dan "Asia-Africa Carnival". Tema yang dibawa Indonesia dalam acara tersebut adalah peningkatan kerjasama negara-negara dikawasan selatan, kesejahteraan serta perdamaian.
Meskipun kini sebagian besar negara peserta KAA sudah merdeka dari jajahan kolonialisme, namun masih banyak yang belum terlepas dari kemiskinan, inilah alasan diadakannya kembali KAA di Jakarta dan Bandung.
Dalam Konferensi Asia-Africa, Indonesia menggalang deklarasi dukungan Palestina merdeka. Namun, menurut penanggung jawab Panitia Nasional Peringatan 60 tahun KAA Luhut Pandjaitan mengatakan, dari 109 negara di Asia-Africa, tidak semua mendukung kemerdekaan Palestina. Karena itu, Pemerintah RI akan mendorong peserta KAA yang hadir, agar turut mendukung deklarasi tersebut. Dukungan pemerintah Indonesia terhadap Palestina sebagai negara merdeka, akan diwujudkan dalam pelaksanaan Konferensi Asia-Africa (KAA).
Ditunjuknya Indonesia menjadi tuan rumah dalam peringatan Konferensi Asia-Africa (KAA), tentu saja menjadi momen berharga bagi Indonesia untuk kembali memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia.


Selasa, 28 April 2015

Hari Bumi



Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 april dan diperingati secara internasional. Hari Bumi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia agar lebih peduli terhadap planet bumi yang ditinggalinya ini. Hari Bumi ini dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Ide ini pertama kali bermula ketika ia berpidato di Negara bagian Seattle 1969 dimana dia membahas tentang desakan memasukkan isu-isu kontroversial diantaranya tentang bumi. Selanjutnya disebarluaskan akan diadakannya Hari Bumi Sedunia tanggal 22 april 1970. Agenda ini kemudian menjadi agenda tahunan di Amerika yang kemudian diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia. Hari Bumi belum banyak diketahui oleh orang awam, kebanyakan hanya diketahui dan dilaksanakan oleh aktifis peduli lingkungan diseluruh dunia.

Untuk memperingati Hari Bumi, banyak hal dan kegiatan yang bisa dilakukan. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah :
  • Hemat energi. Dengan menghemat energi akan mampu menyelamatkan bumi, disamping menghemat biaya pengeluaran
  • Kurangi plastik. Proses produksi plastik menghasilkan jutaan ton gas rumah kaca yang mempercepat perubahan iklim dan pencemaran udara. Daur ulang memamng mampu mengurangi jumlah sampah plastik, namun manusia menggunakan terlalu banyak plastik untuk mampu didaur ulang. Cara termudah adalah dengan mengurangi produk-produk berbahan plastik yang tidak perlu
  • Menanam pohon. pohon memiliki banyak manfaat untuk kehidupan. Jadi, dengan menanam pohon dapat mengurangi pencemaran udara dan pemanasan global
  • Pilih produk lokal. Buah dan sayur non lokal membutuhkan waktu yang lebih lama antara saat dipetik dan dikonsumsi, berarti akan semakin banyak nutrisi yang terbuang percuma. Jarak juga akan mempengaruhi seberapa banyak gas rumah kaca yang dihasilkan selama proses pengangkutan. oleh sebab itu, pilihlah produk-produk lokal yang lebih kaya nutrisi dan sedikit menghasilkan gas rumah kaca.

Selasa, 07 April 2015

Guideline For Advertising Copy

ASI ( Air Susu Ibu )
 

Media : Blog
The Creative Approach : Melakukan kegiatan penyuluhan mengenai ASI kepada ibu-ibu yang memiliki bayi bahwa ASI adalah pilihan yang paling tepat untuk bayi
Purpose :
  1. Sumber nutrisi dan kalori yang lengkap
  2. perlindungan optimal dari berbagai penyakit karena mengandung zat imunitas dan antibodi
  3. meningkatkan kecerdasa IQ (karna mengandung nutrien tinggi untuk sel otak
  4. meningkatkan perkembangan emosi, kepribadian dan kepercayaan diri
  5. meningkatkan kualitas kesehatan bunda
  6. mengurangi pencemaran lingkungan
Repeatition : Anak sehat dan cerdas berkat ASI
Objective Fact : 
  1. Bayi cerdas sehat dan memiliki EQ yang baik. ASI mengandung berbagai macam zat antibodi yang berasal dari ibu, memberi perlindungan terhadap berbagai sumber penularan penyakit bagi bayi. Bayi yang minum ASI dibanding dengan bayi yang minum susu bubuk buatan, lebih jarang terjangkit bermacam penyakit akut maupun kronis. ASI juga bisa mengikuti pertumbuhan bayi dengan otomatis merubah komposisinya, untuk menyesuaikan kebutuhan setiap tahap masa pertumbuhan bayi. ASI tidak mengandung jenis protein dari benda lainnya, bisa mengurangi kemungkinan yang mengakibatkan bayi terkena alergi. ASI mengandung komposisi gizi yang sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan otak bayi, uji klinis telah membuktikan bahwa bayi yang dibesarkan dengan ASI, IQ-nya (Intellegencia Quotient) lebih tinggi. Melalui proses menyusui, pendekatan intim antara bayi dan ibu, lebih mudah menumbuhkan EQ bayi dalam kepercayaan diri sendiri maupun orang lain. 
  2. Ibu sehat cantik dan ceria. Ibu yang menyusui setelah melahirkan zat oxytoxin-nya akan bertambah, sehingga dapat mengurangi jumlah darah yang keluar setelah melahirkan. Kandungan dan perut bagian bawah juga lebih cepat menyusut kembali ke bentuk normalnya. Ibu yang menyusui bisa menguras kalori lebih banyak, maka akan lebih cepat pulih ke berat tubuh sebelum hamil. Ketika menyusui, pengeluaran hormon muda bertambah, menyebabkan ibu dalam masa menyusui tidak ada kerepotan terhadap masalah menstruasi, pada masa ini juga mengurangi kemungkinan terjadinya kehamilan diluar rencana. Menyusui setelah melahirkan dapat mempercepat pemulihan kepadatan tulang, mengurangi kemungkinan menderita osteoporosis (keropos tulang) setelah masa menopause. Menurut statistik, menyusui juga mengurangi kemungkinan terkena kanker indung telur dan kanker payudara dalam masa menopause. Juga ibu yang menyusui tidak perlu bangun tengah malam untuk mengaduk susu bubuk, ketika pergi bertamasya juga tidak perlu membawa setumpuk botol dan kaleng susu, bukankah bisa menjadi seorang ibu yang santai dan gembira. 
  3. Meringankan beban pengeluaran keluarga. ASI tersedia secara alamiah, ibu hanya perlu menguasai gizi yang seimbang dan cukup, tidak perlu kuatir kekurangan. Minum ASI bisa menghemat pengeluaran tambahan tiap bulan untuk membeli susu, tidak perlu beli botol susu dan alat untuk mensterilkan. Lagi pula bayi yang minum ASI daya tahan tubuhnya lebih kuat, dan jarang menimbulkan efek alergi pada tubuh, sehingga jarang sakit dan mengurangi pengeluaran biaya pengobatan. 
  4. Menyayangi bumi, menyukseskan perlindungan alam. ASI bersuhu alami segar bebas bakteri, maka tak perlu dipanaskan dan disteril, bisa mengurangi pemborosan bahan bakar, lagi pula untuk memenuhi kebutuhan susu bubuk yang berlebihan, dunia kita membutuhkan berapa alam hijau, bahkan menebang pohon pelindung hutan, untuk memelihara sapi perah yang lebih banyak? Melepaskan susu bubuk dan menggunakan ASI, bisa menghemat berapa banyak sampah botol dan kaleng susu yang dibuang? Jika setiap wanita setelah melahirkan mau menyusui dengan ASI selama 1 tahun, tentunya akan menghemat berapa banyak pembalut wanita?


Visualization 



The Public : Ibu-ibu menyusui
Language : Banyak dari ibu yang tidak memberikan ASI nya khawatir bayinya tidak mendapat manfaat ASI Eksklusif yang seharusnya mereka berikan. Kerugian lain adalah sang ibu akan takut kalau mereka tidak bisa memperkuat ikatan batin dengan anaknya dikarenakan kurangnya kontak fisik saat menyusui.