Pendidikan
Anak Usia Dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan
pada peletakan dasar kearah pertumbuhan. Kita selalu mendengar banyak orangtua
yang mengeluhkan anaknya sulit makan. Hanya sebagian kecil yang mempunyai anak
dengan tidak memiliki masalah makan. Tidak tahu bagaimana setiap keluarga yang
pada akhirnya bisa mengatasi masalah makan anaknya. Sebagian dari mereka
menemukan anaknya bisa makan ketika mulai masuk sekolah. Tapi tetap, sebagian
anak mengalami kesulitan ini walaupun anak sudah masuk sekolah.
Untuk
menyelesaikan masalah ini kebanyakan para Bunda memberikan susu formula guna
untuk mengganti asupan makanan agar anak tetap sehat dan juga lebih praktis
dalam memberikan kepada anak. Namun ternyata, pemberian susu formula sejak dini
sangat beresiko terhadap anak. Anak akan terinfeksi berbagai kuman, mulai dari
susu formula itu dikeluarkan dari kemasan hingga diminum oleh si anak. Berbeda ASI
yang terjamin dari terkontaminasi bakteri apapun. Didalam ASI ada zat-zat hidup
yang mengandung anti penyakit dan dapat melawan penyakit dari dalam dan luar tubuh
anak tersebut sehingga anak tidak mudah terserang penyakit. Sementara di susu
formula tidak ada zat hidup anti penyakit itu, karena susu sapi sudah diolah
dalam panas tinggi dan dipack menjadi susu formula. Karena tidak ada zat hidup
yang berfungsi sebagai anti penyakit itu menyebabkan bayi yang meminum susu
formula menjadi mudah terserang penyakit seperti diare dan sakit perut lainnya.
Susu
formula mengandung natrium tinggi sehingga beresiko tinggi menimbulkan
hipertensi dan stroke serta penyakit cardiovaskuler, penyakit yang mengenai
jantung dan pembuluh darah. Anak-anak yang diberi susu formula sejak dini juga
beresiko tinggi untuk menderita gangguan perilaku seperti ADHD (Attention
Deficit Hyperactivity Disorder) yakni gangguan perkembangan dalam peningkatan
aktifitas motorik anak-anak, sehingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang
tidak lazim dan cenderung berlebihan. Anak-anak itu akan menjadi brutal saat dewasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar