Rabu, 06 Mei 2015

Pendidikan Karakter dan UNIS




Pada awalnya, manusia itu lahir hanya membawa "personality" atau kepribadian. Kepribadian bukanlah karakter. Setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda. Dan disetiap kepribadian seseorang pasti ada kelemahan dan kelebihannya didalam kehidupan sosial dan masing-masing pribadi. Untuk membentuk penyempurnaan diri individu, maka diperlukan Pendidikan Karakter. Pendidikan Karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang didalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuannya adalah untuk melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik.
Proses perkembangan karakter pada seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang khas yang ada pada orang yang bersangkutan yang juga disebut faktor bawaan (nature) dan lingkungan (nurture) dimana orang yang bersangkutan tumbuh dan berkembang. Faktor bawaan boleh dikatakan berada diluar jangkauan masyarakat dan individu untuk mempengaruhinya. Sedangkan faktor lingkungan merupakan faktor yang berada pada jangkauan masyarakat dan individu.  Jadi, usaha Pendidikan Karakter seseorang dapat dilakukan oleh masyarakat atau individu sebagai bagian dari lingkungan melalui rekayasa faktor lingkungan.
Pendidikan yang diterapkan di kampus UNIS Tangerang juga menuntut untuk memaksimalkan kecakapan dan kemampuan kognitif. Dengan pemahaman seperti itu, sebenarnya ada hal lain dari mahasiswa yang tak kalah penting yang tanpa disadari telah terabaikan, yaitu memberikan Pendidikan Karakter pada mahasiswa. Pendidikan Karakter penting artinya sebagai penyeimbang kecakapan kognitif.
Ada sebuah kata bijak mengatakan "ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh" sama juga artinya bahwa pendidikan kognitif tanpa pendidikan karakter adalah buta. Hasilnya, karena buta tidak bisa berjalan dan berjalan pun dengan asal nabrak. Kalaupun berjalan dengan menggunakan tongkat tetap akan berjalan dengan lambat. Sebaliknya, pengetahuan karakter tanpa pengetahuan kognitif, maka akan lumpuh sehingga mudah disetir, dimanfaatkan dan dikendalikan orang lain. Untuk itu, penting artinya untuk tidak mengabaikan pendidikan karakter mahasiswa UNIS.
Karakter tidak bisa diwariskan, karakter tidak bisa dibeli dan karakter tidak bisa ditukar. Karakter harus dibangun dan dikembangkan secara sadar hari demi hari dengan melalui suatu proses yang tidak instan. Karakter bukanlah suatu bawaan sejak lahir yang tidak dapat diubah seperti sidik jari.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar